SUARA INDONESIA
Banner

Kesal Sampah Tak Diangkut Warga Blokade Jalan Dengan Sampah

TERNATE  - Puluhan warga di lingkungan Skep, Kelurahan Salahuddin Kecamatan Ternate tengah memblokade Jalan dengan tumpukan sampah, Senin (08/02/2021).

Blokade dilakukan lantaran warga kesal sampah tak kunjung diangkut sejak Jumat (05/02/2021). Akibatnya tumpukan sampah menggunung dan menimbulkan bau busuk di area sekitar jalan di Lingkungan tersebut. Tak sedikit sampah berserakan di bahu jalan hingga ke tengah jalan raya. 

Aksi protes tersebut dilakukan dengan membuang sampah ke sepanjang badan jalan, akibatnya kendaraan tidak bisa melintas dan menyebabkan kemacetan.

"Kami sudah muak karena tumpukan sampah ini sangat mengganggu, kami resah karena jalan terlihat kotor dan bau busuk" kata Ida (37), warga Lingkungan Skep.

Tak hanya di llingkungan Skep, tumpukan sampah terjadi merata hampir di seluruh Kota Ternate. Pantauan Suara Indonesia.co.id tumpukan sampah juga terjadi di areal pasar Gamalama, pertigaan lampu merah Bastiong, pasar Bastiong dan disejumlah lokasi sekolah dan perkantoran. 

Kabid Persampahan Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Yusril ketika di konfirmasi mengatakan bahwa armada pengangkut sampah tidak beroperasi dikarenakan tunggakan Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada PT Maluku Indah yang belum diselesaikan DLH sejak November 2020 lalu hingga saat ini.

"Ada perubahan sistim di keuangan jadi ada sedikit masalah terkait Tunggakan BBM kepada Maluku Indah. Anggaran kami ada sedikit tertunda." Jelas Yusril kepada Suara Indonesia.co.id.

Yusril menambahkan bahwa sebagian sampah sudah mulai diangkut meski belum seluruhnya. Dirinya memastikan akan segera menyelesaikan masalah sampah di Kota Ternate.

"Saya lelah sekali, tadi ada sedikit BBM hari ini sebagian sudah terangkut, besok akan kami selesaikan." Tutupnya. (Uci)

Apa Reaksi Anda?